Syarat Balon Ketua RW 04 Penjaringan Dianggap Aneh: Warga Kirim Surat Ke Gubernur, Apa isinya?

Kantor Sekretariat RW 04 Penjaringan. (google maps)

PENJARINGAN – “Mengada-ada” mungkin itu yang ada dalam benak warga RW 04 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara. Adalah Edi Ruliyanto, salah seorang warga, juga aktivis setempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap panitia peremajaan RW 04 Penjaringan yang mensyaratkan “pembongkaran bangunan” terhadap salah seorang bakal calon (Balon) Ketua RW 04 Penjaringan.

Hal ini dia anggap aneh dan menyalah gunakan prosedur tata tertib peremajaan RW seperti di atur dalam Pergub terkait. Kekecewaan Edi karena tidak adanya tindakan tegas dari pemerintah setempat berimbas dirinya melayangkan surat terbuka di tujukan kepada Gubernur DKI Jakarta.

Berikut isi surat lengkapnya yang di terima redaksi jakutnews, Jumat, 27/10/2017.

Kepada
Yth. Bapak Gubernur DKI Jakarta
Di
Tempat.

Bersama ini kami sampaikan kepada Bapak bahwa menjelang pelantikan Bapak sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tanggal 16 Oktober 2017, telah di lakukan penggusuran rumah warga tepatnya tanggal 12 Oktober 2017.

Penggusuran yg dilakukan oleh Aparat Pemerintah Kelurahan tidak ada Surat Pemeberitahuan Pembongkaran bangunan ini lebih kejam dari pemerintahan Ahok dan Djarot.

Hasil klarifikasi dari Aparat pemerintah Kelurahan Penjaringan melalui Bapak Walikotamadya Jakarta Utara.
Pembongkaran ini terkait dengan pemilihan RW.04 yang ada di Kelurahan Penjaringan
Bangunan tersebut milik salah satu bakal calon ketua RW.
Padahal jelas dan tegas dalam pergub 171 tahun 2016 tentang pemilihan Ketua RT dan RW, tidak ada satu pasal atau satu ayatpun yg mensyaratkan bahwa bakal calon ketua RW. harus membongkar bangunannya agar di terima menjadi calon Ketua RW.

Hal ini sudah saya sampaikan kepada Bapak Walikota madya Jakarta Utara sejak tanggal 15 Oktober 2017 yang lalu, tapi sampai saat ini tidak respon yang baik.

Untuk itu kami berharap kepada Gubernur DKI Jakarta, untuk melakukan tindakan tegas kepada Aparat Pemerintahan di bawah naungan Bapak
Agar kedepannya nanti tidak ada lagi Aparat Pemerintah yg melakukan tindakan sewenang wenang terhadap warga, baik untuk kepentingan pribadi maupun golongan sesuai dengan motto yang Bapak sampaikan ” maju kotanya bahagia warganya ”

Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatian dan tindak lanjutnya kami ucapkan terima kasih.

Jakarta, 26 Oktober 2017
Salam Hormat
EDI RULIYANTO
Wakil Ketua MATRA JAKARTA

Tembusan
1. Yth. Bapak Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta

2. Yth. Bapak Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta

3. Yth. Kabag Tata Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta

4. Yth. Bapak Walikotamdya Jakarta Utara

5. Yth. Camat Penjaringan

6. Yth. Lurah Penjarinngan

(red)

Leave a Reply