TNI dan Pemkot Jakut Gelar TMKK

Bersama: TNI, Pemkot Jakut dan warga penerima akta kelahiran program TMKK. (dok)

PEMERINTAHAN – Wakil Walikota Jakarta Utara, Junaedi mengapresiasi rangkaian kegiatan TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK) yang dilaksanakan dalam kurun waktu 3 bulan di kecamatan. TMMK merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan unsur TNI bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

“Berbagai aktivitas kegiatan dipadukan dan disinergikan menjadi satu kesatuan pelayanan yang komprehensif. Baik itu individu, keluarga dan masyarakat dapat memanfaatkannya. Tidak hanya pelayanan kontrasepsi saja tapi ada pelayanan kemasyarakatan lainnya,” terang Junaedi ketika menghadiri acara penutupan TMMK tingkat Kota Jakarta Utara di Grand Mangaraja, Kecamatan Kelapa Gading, Rabu, 27/9/2017.

Menurutnya, banyak persoalan kependudukan yang harus diselesaikan di wilayah Jakarta Utara. Penyelesaian masalah tersebut membutuhkan koordinasi, sinkronisasi dan keterpaduan dari seluruh pemangku kepentingan. Program kependudukan, KB dan pembangunan keluarga menjadi salah satu intervensi yang dilakukan untuk membantu individu, keluarga dan masyarakat keluar dari faktor kesulitan yang dihadapi.

“Saya menyambut baik bahwa pelayanan kontrasepsi yang diselenggarakan pada TMKK fokus pada pelayanan kontrasepsi metode jangka panjang. Barangkali ini menjadi salah satu strategi yang dilakukan bersama TNI untuk meletakan dasar yang kuat dalam pembentukan keluarga kecil,” ungkap Junaedi didampingi Komandan Kodim 0502 Jakarta Utara, Letkol Kav Soleh, dan pejabat lainnya.

Sedangkan pelayanan lainnya, kata dia, seperti pengobatan umum, pemberian kacamata baca, penyaluran sembako, penyuluhan ketahanan keluarga dan pelayanan donor darah menjadi faktor pendorong untuk menumbuhkan ketahanan keluarga yang berujung pada keluarga bahagia. Selain itu untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga yang bermuara pada keluarga sejahtera.

“Mudah-mudahan upaya bersama ini menjadi pemicu tercapainya keluarga kecil, bahagia dan sejahtera sebagai pondasi yang kuat tercapainya masyarakat Jakarta Utara yang berbudaya dan mandiri,” harapnya. (kom/r)

Leave a Reply