Tunggak Pajak, BOS dan PT Ujung Lima Dipasang Plang Merah

Petugas memasang plang merah bagi pelaku usaha penunggak pajak. (dok)

PEMERINTAHAN – Dianggap tak taat pajak petugas melakukan pemasangan striker/plang (bahan papan warna merah) sebagai informasi penunggak pajak pemasukan retribusi daerah DKI Jakarta. Bursa Otomotif Sunter (BOS) dan PT Ujung Lima menjadi target, dari 80 pelaku usaha lainnya yang mempunyai tunggakan dengan nilai total Rp 73, 8 M.

“Kita harap dengan pemasangan plang ini para WP (Wajib Pajak) jadi cepat sadar sehingga tidak perlu dilakukan upaya-upaya berikutnya. Diharapkan akhir Desember 2017, target penerimaan PBB-P2 di Jakarta Utara sebesar Rp. 1,9 Trilyun bisa tercapai karena hingga kini perolehan pajak sudah 91 %,” kata Carto, Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Adm Jakarta Utara, Selasa, 14/11/2017.

Ia bersama petugas gabungan, secara simbolis, melakukan terapi kejutan dengan pemasangan plang sebagai informasi tunggakan pajak yang dilakukan di 6 obyek pajak. Aksi tersebut sebelumnya di lepas Walikota Jakarta Utara Husein Murad, saat apel bersama.

Seperti di sampaikan Kominfomas Jakarta Utara, Wakil Walikota Jakarta Utara, Junaedi, didampingi Asisten Pemerintahan Jakut, Abdul Khalid bersama unit terkait turun langsung menyaksikan proses pemasangan plang atau pemberitahuan utang pajak daerah antara lain PT Ujung Lima, tercatat menunggak pajak hingga Rp 10 Milyar. Selain itu, Bursa Otomotif Sunter menunggak pajak sekitar Rp 3,1 Milyar.

“Sampai saat ini, 80 WP yang tersebar di 6 kecamatan belum melakukan pembayaran maka kami berkewajiban untuk mengingatkan kembali dan mengambil langkah tegas dengan melakukan pemasangan stiker/papan informasi penunggak pajak di 80 obyek pajak di wilayah Jakarta Utara,” tegasnya.

Sebelumnya, kata dia, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada WP umumnya pelaku usaha di Kantor Walikota Jakarta Utara belum lama ini, tujuannya agar WP dapat mentaati kewajibannya membayar pajak.

“Tahapan demi tahapan telah dilaksanakan mulai dari sosialisasi, dialog, penandatangan kesanggupan membayar pajak, dan penyerahan surat pemberitahuan pemasangan stiker/plang. Sekarang dilakukan pemasangan stiker/plang, jika tidak membayar juga maka akan dilakukan tindakan paksa.”

“Sebagian besar yang menunggak pajak adalah badan usaha di wilayah Kecamatan Kelapa Gading, Penjaringan dan Tanjung Priok,” terang Carto. (jut/r)

 

 

Leave a Reply