Abang Becak Ucapkan Terimakasih Pada Gubernur

Abang Becak Ucapkan Terimakasih Pada Gubernur

Abang becak dan petugas Satpol PP jalin komunikasi. (dok)

KEBON BAWANG – “Kami tukang becak bisa diatur, abang becak bisa diatur,” demikian komitmen Purnomo, 49, koordinator becak Tanjung Priok, saat silaturahmi dengan Manpol PP kecamatan Tanjung priok dan Muspikel Kebon Bawang, di Kelurahan Kebon Bawang, Jumat, 23/3/2018.

Purnomo dan 23 teman seprofesinya menyampaikan ucapan terimakasih atas kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang membolehkan becak beroperasi. Meski, kata dia, operasinya di wilayah perkampungan di Jakarta.

“Saya tetap berupaya ikuti aturan dan tidak akan bikin macet Jakarta, khususnya wilayah Tanjung Priok. Kami dan kawan – kawan abang becak berkomitmen tidak bikin semrawut. Justru kami bersyukur dapat mencari rejeki untuk anak dan istri dengan becak ini dengan aman tanpa kuatir lagi di razia. Terimakasih Pak Gubernur,” jelasnya.

Hal senada di katakan Mutolib, 45. “Kami siap membantu pemerintah ikut serta menjaga kamtibmas,” timpal dia, abang becak kerap mangkal di Pasar Ular Kebon Bawang.

Sementara, Kepala Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok, Zaenal Abidin, berharap para abang becak yang telah didata untuk bisa bersama – sama menjaga keamanan ketertiban bersama dan pihaknya tak menginginkan jumlah becak bertambah.

“Jangan sampai becaknya bertambah, kita harus saling mengawasi.Kalau ada becak baru, supaya melaporkan ke Pak lurah maupun satpol PP terdekat, sehingga becak yang ada jumlahnya tetap utuh,” tegasnya.

Ia menjelaskan di wilayah kecamatan Tanjung Priok telah terdata total 124 buah becak dengan rincian kelurahan Tanjung Priok 26 buah, Sungai Bambu 24 buah, Kebon Bawang 23 buah, Warakas 20 buah, Papanggo 17 buah, Sunter Agung 14 buah dan Suntyer Jaya tidak ada becak.

Sekertaris Kelurahan Kebon Bawang , Suria Atmaja, meminta kepada abang becak yang mangkal di wilayah tugasnya agar bisa mengikuti aturan dan jangan bikin gaduh. “Kami harap sebaliknya untuk ikut menciptakan kenyamanan lingkungan.” (mtr/r)

Leave a Reply