Anggota DPR Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

Anggota DPR Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

Haerudin Amin

CILINCING – Haerudin Amin, Anggota DPR RI dari Komisi IX mengingatkan tentang pentingnya empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, sosialisasi 4 Pilar kebangsaan yakni, Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi Negara. Selain itu, Negara Kesatuan Repubik Indonesia sebagai bentuk Negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai somboyan Negara.

“Empat Pilar itu seharusnya kewajiban seluruh pemangku kebijakan yakni, Pemerintah, DPR RI, MPR RI, ataupun instruktur sampai bawah sampai kabupaten kota. Ini penting untuk dipahami,” kata Haerudin Amin, dalam sosialisasi empat pilar di Gedung Catur Saka Jl Madya Kebantenan No. 45 Cilincin, Jakarta Utara, Jumat, 11/5/2018.

Acara yang berlangsung cukup menarik peserta dengan kuis untuk menguji warga tentang pengetahuan tentang Pancasila itu diikuti 200 orang. Panitia pelaksana Yoga Sumarsono, mediator Dyah Hestu Lestari nara sumber Haerudin Amin dari fraksi PAN (Partai Amanat Nasional).

“Hari ini kita tahu hanya 3 persen orang yang mengenal Pancasila itu, kalau kita ingin cek benar nggak pemerintah baik pusat maupun daerah termasuk kabupaten dan kota. Benar tidak mereka berpihak pada nilai, lihat anggarannya berapa anggaran untuk urusan nilai sebuah bangsa itu,” ujar kang haer sapaan akrab Haerudin.

Disinggung juga soal P4, menurut dia, P4 dan GBHN itu bagus tapi digunakan dengan kekuasaan yang salah. Seharusnya, menurut dia, bersepaham GBHN dipulihkan, 4 proses penataran nilai itu wajib ada dan itu kelebihannya.

“Tidak semua era pemerintahan Soeharto itu salah. Penanaman nilai itu seperti, A,B,C dan D apa salahnya kalau digunakan untuk kekuasaan. P4 itu digunakan untuk menskrining lawan politik itu saja salahnya,” tegas kang haer.

Sosialisasi ini, kata dia, bukan hanya PAN saja, anggota DPR dari partai lain pun sama wajib mensosialisasikannya. Ia pun menyebut kehadirannya sebagai pengganti dari fraksi Partai NasDem yang berhalangan hadir.

Ia melanjutkan, kelebihan era Soeharto itu empat Pillar tertata jadi bagian nilai berbangsa dan bernegara cukup baik.

“saya mewakili ketua DPR RI, masalah 4 Pillar ini masih banyak anggota Dewan yang duduk saat ini masih banyak tidak mengerti Empat Pillar ini. Saya yakin banyak,” ungkapnya.

Haerudin Amin, menambahkan sosialisasi empat pilarĀ  sudah berjalan lama, anggrannya tidak masif dan ini dilakukan simultan, bersama – sama, tersinergi baik pusat dan daerah. (benny ps/r)

Leave a Reply