Bantah Bersekongkol, Wadirut JICT: Tidak Ada Kolusi, Ini Murni Bisnis

Bantah Bersekongkol, Wadirut JICT: Tidak Ada Kolusi, Ini Murni Bisnis

Riza Eviran

PELABUHAN – Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT Jakarta International Container Terminal (JICT) Riza Eviran membantah adanya tudingan bahwa pihak managemen melakukan kongkalikong dengan Vendor Baru PT Multy Tally Indonesia (MTI). MTI adalah perusahaan yang menangani operasional JICT yang sebelumnya di pegang oleh PT Empco Trans Logistics.

“Tidak ada kolusi bisnis seperti yang di tuduhkan ini murni bisnis biasa buat direksi,” tulis Riza Eviran menjawab konfirmasi melalui pesan whatsapp yang disampaikan oleh jakutnews.com, Senin, 15/1/2018.

Terkait masalah tenaga kerja di JICT, kata dia, pihaknya bersama dengan vendor yang baru sudah mengajak semua karyawan PT Empco untuk bergabung.

“Dari awal vendor baru MTI sudah mangajak semua karyawan PT Empco untuk bergabung. Ini di lakukan di kantor Sudinaker (Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Utara, red), ada risalah rapatnya disana pada 29 desember 2017. Poin pertama, PT MTI telah memberikan kesempatan untuk rekrut karyawan sejak tanggal 19 desember 2017. Kedua, Sampai dengan saat ini PT MTI masih memungkinkan untuk menerima karyawan dari PT Empco Tans Logistics untuk yang belum berkesempatan melamar,” jelasnya.

“Pertanyaan kami kenapa karyawan PT Empco tidak mau join MTI bahkan pilih nganggur, siapa yang menghalangi,” tanya Riza.

“Saya himbau SP JICT support apa yg sudah dilakukan direksi jangan memperkeruh suasana,” imbuhnya.

Selain itu, mengenai adanya kerugian yang dialami JICT pihaknya tidak mengetahu angka kerugian yang di sebut SP JICT mencapai Rp 8,7 milyar selama 12 hari sejak MTI beroperasi.
.
“Saya tidak dapat mengkonfirmasi kerugian itu tidak tau angkanya darimana. Kalau kemacetan barang lebih di sebabkan liburan akhir tahun pemilik barang banyak belum mengambil barangnya karena truk tidak boleh di jalan toll sehingga terjadi kepadatan di pelabuhan,” dalih Riza.

Baca juga: 400 Pekerja Dipecat Sekjen SP JICT Tuding Direksi dan MTI Bersekongkol

Bantah Bersekongkol, Wadirut JICT: Tidak Ada Kolusi, Ini Murni Bisnis

Firman

“Kecelakaan kerja, tentunya kami evaluasi setiap terjadi kecelakaan. Tapi seingat saya tidak ada sampai 14,” demikian jelasnya.

Sebelumnya, Sekjen SP JICT Firmansyah merasa perlu bersuara terkait Vendor baru MTI – JICT. Menurutnya, sama sekali tidak pantas direksi membela habis vendor yang tidak kompeten.

“Kalau vendor tidak cakap kinerjanya, harusnya ada evaluasi. Ini jelas sangat janggal. JICT dan pengguna jasa sudah rugi milyaran, produktivitas pelabuhan anjlok dan program pemerintah serta keamanan negara terancam. Tapi Direksi JICT bersama Pelindo II malah back up habis-habisan. Sepertinya memang persekongkolannya jelas,” kata Firman dalam siaran pers-nya.(jut/bps/r)

Leave a Reply