Bedah Rumah Cilincing, Ketua RW: Dadakan Tapi Saya Sangat Bersyukur

Ketua RW 03 Cilincing Akmal (kiri) bersama RT dan warga.

CILINCING – Pemerintah DKI Jakarta telah melakukan bedah rumah warga Cilincing, Jakarta Utara. Program yang tidak menggunakan dana APBD itu disambut baik warga dan pengurus RW setempat.

“Kalau awalnya program bedah rumah ini, setahu saya ini dadakan. Cuma saya sebagai pengurus wilayah sangat bersyukur, karena (adanya program ini) rumah warga yang tadinya reyot nantinya akan menjadi bagus, gitu aja,” kata Akmal, Ketua RW 03 Cilincing, Jumat, 14/4/2017.

Ia mengaku jauh hari sebelumnya tidak ada program bedah rumah dilingkungannya. Dan baru mendapat informasi dari pihak instansi pemerintah untuk mengusulkan rumah warga yang akan dibedah.

“Kita bersyukur saja karena tidak ada hujan tidak angin, tahu-tahu ada program bedah rumah. Kelurahan minta data secepatnya, trus kita buru-burulah namanya kita dapat bantuan seperti ini, masyarakat senang saja,” jelas Akmal.

Dikatakannya, wilayah RW 03 Cilincing ada sebanyak 42 bidang bangunan yang tersebar di RT 02, 06, 08, 09, 13, 15 dan RT 16. Paling banya berada di RT 15/3 sebanyak 10 unit rumah yang dibedah.

“Sebagian sudah berjalan pelaksanaannya, sudah dua hari ini. Sejauh ini semua berjalan normatif tanpa ada hambatan apapun. Masyarakat sangat bersyukur sekali karena siapa yang mau nolak rezeki. saya pun sangat mendukung sekali,” tandasnya.

Akmal bersama Ketua RT 15 Asmadi, dan sejumlah warga mengatakan kondisi lahan warga yang mendapatkan program bedah rumah dari pemda DKI Jakarta, umumnya bersertifikat.

“Kalau mengenai lahan rumah warga yang dibedah rata-rata sertifikat semua. Ada yang HGB ada juga yang sudah sertifikat hak milik. Luas rumah warga yang dibedah antara 60m2 sampai 100m2, ada juga yang di bedah dari nol,” jelasnya.

Pria yang sudah mengabdi di masyarakat selama 9 tahun itu, mengaku pihak RW bersama pengurus RT turut membantu program tersebut.

“Kita bantu survei, mengawal petugas dan menyiapkan lokasi material. Kita akan kawal sampai selesai. Intinya ini program baik, bagus dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terangnya.

Ia berharap program bedah rumah yang kabarnya menggunakan biaya CSR di Cilincing dapat berkelanjutan. Alasanya, kata dia, agar warga yang lain pun dapat kesempatan yang sama.

“Soal embel-embel lain kita tidak mau tahu itu, yang penting warga terbantu dengan menempati rumah yang layak huni. Kalau perlu Pilkada dilaksanakan setahun dua kali biar rumah-rumah ditempat kami bagus semua,” selorohnya. (jut/s/r)

Leave a Reply