Begini NGOPI Ala Warga RW 13 Warakas

Momen rutin pertemuan NGOPI ala warga RW 13 Kelurahan Warakas. (dok)

Syukuri Hasil Pembangunan Menatap Program Tahun Depan

WARAKAS, JAKUTNEWS –  “Ayo Ngopi,” ajakan itu sudah menjadi kata yang sangat akrab ditengah masyarakat bahkan bisa menjadi simbol pertemanan, persahabatan dan persaudaraan.

Namun Ngopi ala pengurus RW 13 Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara mempunyai makna yang tidak hanya sebatas itu. NGOPI yang dimaksud adalah Ngobrol Penuh Inspirasi yang diyakini sebuah ajakan untuk menambah suasana keakraban dalam mengurus lingkungan rumah tangga maupun rukun warga yang dilandasi program pembangunan, sosial dan kerukunan umat.

Semua warga dan seluruh unsur lapisan masyarakat terlibat dalam pertemuan lesehan di depan kantor sekretariat RW  13 Warakas, pertemuan itu juga di warnai dengan arisan kaum bapak untuk menyemangati setiap kali pertemuan yang menginspiratif.

“Hari ini kami mengadakan pertemuan temanya NGOPI (Ngobrol Penuh Inspirasi) sekaligus sebagai rasa syukur kita warga RW 13 yang telah merasakan hasil pembangunan infrastruktur di tahun 2019 ini. Dalam pertemuan ini pula kami membahas program pembangunan yang akan datang melalui musrenbang,” kata Agus Mulyadi, Ketua RW 13 Warakas, Senin malam, 8/12/2019.

Ketua RW 13 Agus Mulyadi.

Penkerjaan pembangunan infrastruktur 2019 yang dimaksud, kata Agus, yaitu pemasangan Uditch dan Peninggian jalan di wilayah RW 13 Kelurahan Warakas. Yaitu antaranya meliputi sebagian Gg. 16 RT 12, Jln C dari Gg 17 – Gg 19, Gg 18 RT 05, Gg 18 RT 14, Gg 19 RT 04, dan Gang 19 RT 02.

“Kami ucapkan terima yang sebesar-besarnya atas bantuan dan partisipasi dari Sudin Bina Marga Jakarta Utara
, Bapak Lurah Warakas dan stafnya
. Kami ucapkan terimakasih pula kepada para ketua dan pengurus RT, kader PKK dan terkait lainnya yang telah bersama-sama menjaga dan mengawal pembangunan sehingga berjalan dengan lancar dan kondusif,” jelas pria yang membawahi belasan RT itu.

Dalam acara NOGPI itu Ketua RW juga mengajak kebersamaan dan keseragaman pengurus dan Ketua RT bersama tokoh masyarakat setempat untuk menyiapkan diri dalam menghadapi musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tahun 2020.

Sejumlah warga menyebutkan masalah parkir mobil di bahu jalan dan berkurangnya lebar jalan warakas IV yang meliputi RW 13, 14 dan RW 11 menjadi agenda besar dalam musrenbang mendatang.

“Kami tentunya bersama-sama pengurus RW 13 dan lintas RW lain akan mengusulkan pembangunan saluran dan uditch di jalan warakas IV. Karena dengan uditch lebar jalan akan bertambah, saat ini lebar jalan warakas IV kurang cukup bila dilalui dua kendaraan mobil dari arah berlawanan. Bisa baret mobil bila dipaksakan karenanya harus dipasang uditch,” timpal Meikarno, anggota LMK RW 13 Warakas.

LMK RW 13 Meinarno.

Selain itu, ia juga mengapresiasi keingginan warga maupun pengurus RT agar jalan yang dilalui angkutan umum Jacklingko tidak lagi terdapat kendaraan pribadi parkir di bahu jalan.

“Kami minta Pak RT untuk membuat surat yang diketahui oleh pak RW juga nanti kami akan bawa sendiri ke Dinas Perhubungan baik yang ada di Kantor Kecamatan Tanjung Priok maupun lainnya. Kita ingin tertib maka warga perlu diajak komunikasi terlebih dahulu, atau ajak di pertemuan NGOPI ini supaya dapat pencerahan,” jelasnya.

Sementara itu, Henri, mantan Ketua RW 13 yang kini menguris Rukun Kematian (Rukem) tingkat RW pun ambil bagian atas usulan warga yang menginginkan RW 13 memiliki mobil ambulan sendiri. Namun bagi Henri usulan itu dicatat dan akan menjadi pembahasan pada pertemuan mendatang.

“Saat ini kita manfaatkan jaringan, link maupun relasi yang memiliki ambulan. Sejauh ini bla ada warga yang meninggal dunia kita mudah mendapatkan mobil ambulan. Jadi kita catat dulu dipertemuan selanjutnya dapat kita bahas kembali karena memili ambulan sendiri memang performa RW 13 oke tapi perawatan yang agak repot,” jelasnya.

“Dalam program rukem kita akan coba kerjasama dengan pihak astra atau pengelola masjid astra care disana kita akan mendapat kemudahan. Ini cukup baik karena bukan saja mendapati fasilitas ambulan perlengkapan seperti kain kafan dan lainnya pun akan diperoleh,” jelasnya.

Bukan hanya itu motto menggoda besutan tokoh masyarakat bersama Ketua RW 13 Kelurahan Warakas juga mewarnai pembicaraan maupun menjadi brand laman media sosial.  Mereka menyakini program lingkungan yang dinamakan CANTIK yang berati Cerdas, Aman, Nyaman, Tertib, Indah dan Komitmen akan melahirkan ide-ide cemerlang guna tercapainya tujuan rukun warga bersama. (am/r)

Leave a Reply