BPN Jakut Tampilkan Monitor Posisi Berkas Pertama di Indonesia

BPN Jakut Tampilkan Monitor Posisi Berkas Pertama di Indonesia

Gedung baru BPN di Jalan Melur, Koja, Jakarta Utara.

BPN Jakut Tampilkan Monitor Posisi Berkas Pertama di IndonesiaPERTANAHAN – Peningkatan pelayanan pertanahan bagi masyarakat Jakarta Utara mengalami perkembangan yang cukup membanggakan.

Pola lama yang terkesan manual dianggap sudah usang, seiring perkembangan jaman dan teknologi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Administrasi Jakarta Utara menyesuaikan diri dengan diluncurkannya alat monitor melalui TV Plat yang dapat menayangkan posisi berkas pemohon pertanahan di ruang pelayanan kantor tersebut.

“Alat monitor ini dapat menghitung jumlah berkas disetiap petugas juru ukur, petugas pelayanan, pejabat, termasuk di kepala kantor. Alat tersebut dipasang didepan front office atau ruang loket pelayanan BPN. Tujuannya agar masyarakat atau pemohon dapat melihat berapa berkas ada di meja masing-masing petugas. Hanya melalui monitor itu,” kata Kasten Situmorong, Kepala Kantor BPN Kota Jakarta Utara, Kamis, 15/6/2017.

Ia menegaskan bahwa alat tersebut sebagai informasi publik yang menunjukan posisi berkas dalam proses dan ini merupakan alat pertama di seluruh kantor BPN yang ada di Indonesia.

Melalui alat tersebut diharapkan petugas dan pejabat terkait dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas kerja sehingga mampu meminimalisir penumpukan berkas dan terwujudnya kepuasan publik yang diharapkan.

BPN Jakut Tampilkan Monitor Posisi Berkas Pertama di Indonesia

Kakan BPN Jakut Kasten Situmorang sosialisasikan posisi berkas pada pemohon.

“Kami ingin petugas dan pejabat terkait dapat mengtahui berapa jumlah berkasnya yang belum terselesaikan sehingga mereka akan berupaya untuk menyelesaikannya. Sebab bila tidak, publik dapat menilai itu, disitu dapat ketahuan siapa petugas maupun pejabat yang suka menumpuk-numpuk berkas. Pada akhirnya dapat menumbuhkan budaya malu, dalam hal ini malu mempersulit orang lain,” jelas Kasten.

Lebih lanjut, alat monitor posisi berkas pertama di Indonesia itu juga didukung dengan sejumlah monitor lainnya. Monitor-monitor tersebut ditampilkan berguna untuk memberikan informasi prosedur pelayanan, pendaftaran dan informasi data yang dapat diakses langsung pemohon monitor TV Plat, dengan memasukan nomor barkot pada surat tanda terima pemohon.

Termasuk hasil produk berupa sertifikat pertanahan yang telah lolos dalam tahapan proses dan terselesaikan itu juga ditampikan pada monitor pendukung lainnya. Masyarakat dapat melihat hasil dari situ, letaknya didapan ruang piket pelayanan BPN.

Meski begitu, menurut Kasten Situmorang, bagi masyarakat yang masih awam pihaknya menerapkan prinsip “melayani dengan hati dan senang memumudahkan” jadi telah disiapkan loket informasi atau konsultasi, maupun pengaduan, kritik dan saran dari masyarakat.

Termotivasi Sistem Layanan Penerbangan
Alat monitor posisi berkas yang menjadi kebanggan BPN Jakarta Utara, menurut Kasten,   konsepnya sama seperti layanan pada maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang dinilai handal, tepat waktu dan servis klas dunia. Pola layanan seperti itu diharapkan BPN Jakarta Utara menjadi barometer perkembangan pelayanan pertanahan diseluruh Indonesia.

Dalam waktu mendatang, BPN Jakarta Utara sedang merumuskan pola bagaimana alat tersebut  mampu diaplikasikan dalam handphone Android.

“Kami sedang merumuskannya itu, mudah-mudahan dapat dimonitor juga dalam jaringan internet,” tutur Kasten, pria dengan banyak prestasi saat bertugas di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara sebelumnya Pemalang, Jawa Tengah mengantarnya tugas di Jakarta.

Peningkatan pelayanan pertanahan di Jakarta Utara seiring digunakannya kantor yang baru dari sebelumnya berada di Blok S Komplek Kantor Walikota Jakarta Utara, kini Kantor pelayanan BPN menempati kantor mandirinya di Jalan Melur Raya, Kelurahan Rawabadak Utara, Koja, Jakarta Utara, sejak 22 Mei 2017 lalu.

BPN Jakut Tampilkan Monitor Posisi Berkas Pertama di Indonesia

Ruang Pelayanan BPN Jakarta Utara.

Gedung Baru
Dibawah naungan Kementrian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN), Gedung BPN Jakarta Utara yang dirancang jasa konsultan PT Wahanacipta Bangunwisma  dan dilanjutkan pekerjaan kontruksi oleh PT Danapati Mulia menghabiskan biaya APBN sekitar 30 miliar.

Kini gedung tersebut berdiri kokoh dengan 4 lantai. Dimana semua pusat urusan pelayanan pertanahan dilayani di lantai 1, melalui loket pendaftaran.

Fasilitas
Fasilitas Kantor baru BPN dilengkapi ruang pelayanan full-AC (Air Conditioner), kursi tunggu, bank, musholah, toilet pria-wanita, area taman, area pakir motor pada ruang belakang dengan daya tampung 100-an motor, dan parkir mobil pada ruang basement daya tampung puluhan.

SDM
116 pegawai BPN Jakarta Utara juga terus ditingkatkan profesionalitasnya dalam melayani masyarakat. Meski, kata Kasten Situmorong, Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas terutama pada petugas ukur namun tidak mengurangi kinerja pegawai, dan pantang mengeluh dalam menjalankan tugas.

Potensi
Selain kegiatan reguler, banyak program kemasyarakatan lainnya diemban BPN, seperti Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona), dan program percepatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang telah menjadi kesepakatan bersama antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasioanal dengan Pemerintah DKI Jakarta.

Program PTSL nantinya akan menghasilkan data satu peta (one map) dasar maupun tematik termasuk peta zona nilai tanah yang dapat digunakan bersama.

Penyelesaian Sengketa
Tak lepas dari itu, BPN juga kerap menangani sengketa, konflik dan perkara pertanahan baik yang dilakukan perorangan maupun perusahaan dan lainnya.

BPN Jakut Tampilkan Monitor Posisi Berkas Pertama di Indonesia

Plakat motto BPN Jakarta Utara

Visi
Menjadi Kantor Pertanahan yang bermanfaat bagi masyarakat, pemerintah dan dunia usaha

Misi
1. Melaksanakan pelayanan pertanahan terhadap masyarakat dengan filosofi senang memudahkan
2. Melaksanakan perencanaan sumber daya manusia dan anggaran
3. Melaksanakan pengukuran dan pemetaan pertanahan secara one map
4. Melaksanakan Zona Nilai Tanah
5. Melaksanakan penelitian data fisik dan yuridis pertanahan
6. Melaksanakan pendaftaran tanah
7. Melaksanakan penatagunaan tanah sesuai dengan tata ruang
8. Melaksanakan pengadaan tanah
9. Menangani sengketa, konflik dan perkara pertanahan

Motto
“Bekerja dengan hati, cepat, tepat, akurat dengan filososfi senang memudahkan”
(sm/jay/r)

Leave a Reply