Buru PSM Ratusan Aparat Diturunkan, 41 WTS Terjaring

Buru PSM Ratusan Aparat Diturunkan, 41 WTS Terjaring

Petugas razia wanita penghibur. (dok)

SUNTER JAYA – Setelah bersih-bersih dan melakukan penataan kawasan Danau Sunter Selatan Kelurahan Sunter Jaya, kini Pemerintah Kota Jakarta Utara menyisir penyakit sosial masyarakat (PSM) di sekitar kawasan tersebut. Tadi malam, dikabarkan ratusan aparat gabungan diterjunkan untuk membersihkan kawasan danau sunter dari “esek-esek.”

“Sekitar 41 Wanita Tunasusila (WTS) diciduk aparat dalam operasi gabungan penertiban kawasan Danau Sunter Selatan dari cafe dan wanita penghibur. Kawasan danau sunter harus bersih dari segalanya,” kata Junaedi, Wakil Walikota Jakarta Utara seperti disampaikan Sudin Kominfotik, Sabtu, 20/1/2018.

“Operasi ini dalam rangka menjawab keluhan masyarakat terhadap penyakit masyarakat di kawasan Danau Sunter. Dalam menjalankan tugas, saya harap para petugas tidak arogan dan selalu mengedepankan humanisme,” tambah dia.

Ia bersama jajarannya turun langsung memantau aksi penertiban sejumlah cafe di kawasan Danau Sunter. “Kalau sudah ditertibkan tidak akan ada lagi musik hidup ataupun pelayanan yang menjajakan wanita. Tadi juga dilakukan pemeriksaan urine dan razia miras,” jelasnya.

Sedangkan hasil penertiban didapati ada 5 cafe dan 41 WTS yang akan dibawa ke panti sosial di Cipayung, Jakarta Timur untuk direhabilitasi.

“Mereka terbiasa kerja di sekitar sini. Kalau tidak nongkrong di cafe, mereka akan turun ke jalan menawarkan jasanya. Operasi ini bukan hanya dilakukan hari ini saja tapi harus berkelanjutan,” ungkapnya.

Panggil Pengelola

Ia berjanji akan memanggil pengelola koperasi kawasan Danau Sunter Selatan.

“Kita akan panggil pengelola koperasi karena ini tidak sesuai dengan apa yang tertuang dalam perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dalam perjanjian kerjasama itu disebutkan hanya ada 3 penggunaan lahan yaitu untuk restoran, pemancingan dan sky air, tapi ini malah ada cafe,” tandas Junaedi. (jut/r)

Leave a Reply