Camat, Lurah, RT/RW Diminta Data Warga Pendatang

Camat, Lurah, RT/RW Diminta Data Warga Pendatang

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. (bjid)

BALAI KOTA – Pengurus RT dan RW diminta ikut mendata pendatang baru di wilayahnya. Selain membantu upaya tertib administrasi kependudukan, pendataan ini juga menjadi langkah preventif untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta jajaran camat dan lurah untuk menyampaikan pentingnya pendataan pendatang baru kepada pengurus RT/RW.

“Saya minta, pendatang baru saat arus balik Lebaran dilakukan pendataan. Camat lurah bersama-sama dengan RT dan RW untuk melakukan pendataan warga pendatang,” kata Djarot, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 3/7/2017.

Menurutnya, Jakarta terbuka dan siapapun berhak datang ke Ibukota. Tapi, para pendatang juga harus mengikuti aturan, salah satunya tertib administrasi kependudukan.

“Para pendatang juga harus pro aktif dengan melaporkan keberadaannya kepada pengurus RT/RW setempat. Jangankan untuk menginap satu minggu dalam waktu 1 x 24 jam, pendatang wajib lapor,” tandasnya.

Sementara itu, Kasudin Kependudukan dan Catata Sipil Jakarta Utara, Erik Polim Sinurat, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan layanan bina kependudukan (Biduk) di wilayah tugasnya.

“Nanti seluruh petugas kami di 31 kelurahan di Jakarta Utara akan melakukan biduk. Sasarannya antara lain rumah kos, sekitar kawasan KBN, apartemen, kawasan elit, dan kawasan penduduk padat lainnya,” tandas Erik kepada wartawan. (jay/bjid/r)

Leave a Reply