Fenomena Gerhana Bulan Satukan Umat Muslim Jakarta

Fenomena Gerhana Bulan Satukan Umat Muslim Jakarta

KH. Ma’mun Al Ayyubi. (dok)

JAKARTA – Rabu (malam) Tanggal 31 Januari 2018 menjadi momentum langka untuk tiga peristiwa luar angkasa yang terjadi secara bersamaan. Dikabarkan tiga fenomena itu berupa supermoon, blue moon, dan gerhana bulan total. Peristiwa yang jarang terjadi ini dinanti semua orang di seluruh dunia termasuk Indonesia dan Jakarta karena menjanjikan penampakan bulan yang begitu indah.

Di Jakarta fenomena alam tersebut membawa hikmah tersendiri khususnya bagi umat muslim.  Umat dengan ajarannya, dan dinyatakan baru kali pertama ini terjadi dimana hampir seluruh masjid dan musholah di Jakarta melaksanakan sholat gerhana bulan secara berjamaah, serentak, bak suasana hari raya idul fitri.

Gerakan itu, kata Ketua Umum Dewan Masjid DKI Jakarta KH. Ma’mun Al Ayyubi tidak lepas dari seruan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno melalui surat seruan gubernur No 1 Tahun 2018, yang intinya agar masjid-masjid di Jakarta melaksanakan sholah gerhana bulan bersama-sama.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur DKI Jakarta yang telah membuat kebijakan dengan mengeluarkan surat seruan kepada masyarakat Jakarta untuk mengadakan sholah sunah gerhana bulan secara bersama -sama. Dan responya sangat luarbiasa, masjid dan hampir semua musholah ramai melaksanakan sholat gerhana bulan total,” kata Ma’mun Ketua DMI Jakarta saat menghadiri sholat gerhana bulan bersama Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno di Masjid Al Mubarok Jalan Pramuka Sari III, RT 01/8 Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018).

Ia menyebutkan surat seruan gubernur di tindak lanjuti Dewan Masjid dengan meng-share kepada seluruh pengurus masjid di Jakarta alhasil pengurus masjid menyambutnya dengan baik dan melaksanakan seruan hingga hubungan ulama dan umaro begitu dekat.

Fenomena Gerhana Bulan Satukan Umat Muslim Jakarta

Penampakan gerhana bulan di Monas, Jakarta (31/1/2018). Foto diambil dengan teknik multiple exposure. (Bambang E. Ros/Bintang.com)

“Apa yang kami harapkan dan cita-citakan bersama dengan Biro Dikmental DKI Jakarta malam ini dapat terwujud. Malam ini saya orang yang sangat gembira betul dapat melaksanakan sholat gerhana bulan bersama. Pak Gubernur dan Pak Wakil gubernur benar-benar membuat seruan yang sangat matang dari fenomena alam ini. Dan Pak Wakil Gubernur, Pak Sandiaga Salahuddin Uno hadir ditengah-tengah kita,” ujar Ma’mun di hadapan jamah masjid Al Mubarok usai sholat gerhana bulan.

Menurutnya program-program gubernur DKI Jakarta begitu menyentuh umat muslim, dan sudah saatnya umat muslim Jakarta bersatu. Tidak menutup kemungkinan kedepan dengan gerakan sholat subuh berjamaah guna menghidupkan masjid dan musholah.

“Program gubernur begitu menyentuh hati umat mari kita ikuti kita dukung penuh bersama. Kami pimpinan Masjid, pimpinan ormas mendukung program yang telah dicanangkan karena kami yakin apapun yang dicanangkan itu sudah dipikirkan dengan matang. Kami sebagai masyarakat Jakarta tentunya menjalankan arahan sesuai norma dan aturan pemerintah,” pungkas ulama dari Tanjung Priok itu. ¬†

Dalam acara itu Masjid Al Mubarok melalui panitia pelaksana sholat gerhana bulan juga memberikan santunan kepada anak yatim dan sumbangan kepada korban kebakaran.

Hadir pula dalam acara itu, Wakil Walikota Jakpus dan jajarannya, Ketua Yayasan Wakfiah Al Mubarok H. Haris dengan iman sholat Ustaz Abdul Rohim, penceramah KH. Noor Ali Mundari, dan ratusan jamaah. (jut/r)

Leave a Reply