Kebakaran di Kantor Walikota Jakut, Pegawai Berhamburan

Kebakaran di Kantor Walikota Jakut, Pegawai Berhamburan

Pegawai berhamburan keluar kantor walikota Jakut, (inzert) Petugas evakuasi. (dok/kom)

TANJUNG PRIOK – Tiba-tiba asap tebal menyelimuti hingga keluar ruangan gedung Kantor Walikota, di Jalan Yos Sudarso 27-29, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 26/4/2018.

Asap yang diduga berasal dari terbakarnya salah satu ruang kantor walikota membuat panik ratusan pegawai dan karyawan serta masyarakat yang berada di kantor tersebut.

Jeritan pegawai dan bunyi alarm kebakaran dari dalam gedung terdengar sangat kuat membuat suasana kantor setinggi 14 lantai itu tidak karuan. Terlebih para pegawai tidak dapat menggunakan lift dan harus menelusuri tangga darurut.

Beruntung puluhan petugas dari Sudin Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Utara yang mendapat kabar kejadian itu cepat tanggap kelokasi. Tim penyelamat bersama petugas terkait lainnya berhasil mengevakuasi seluruh pegawai baik saat menelusuri tangga darurat maupun yang terjebak dalam ruangan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun beberapa dari pegawai mengalami kelelahan maupun sesak nafas karena asap dan mereka langsung mendapat pertolongan medis dari tim kesehatan dan PMI setempat.

Situasi genting tersebut merupakan gambaran simulasi kesiapsiagaan petugas kebakaran dalam mengantisipasi dan evakuasi bila terjadi kebakaran sungguhan di gedung tinggi dan bencana alam lainya.

Simulasi dilaksanakan Pemerintah Kota Adm Jakarta Utara sebagai rangkaian peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2018. Diharapkan dari latihan itu menambah keterampilan petugas pemadam dan petugas penyelamat serta petugas medis semakin profesional dalam menangani bencana.

“Kalau dengar alarm kebakaran seperti tadi, semua orang yang berada didalam gedung harus cepat keluar. Yang penting adalah tetap tenang dan jangan panik. Jika sudah ada status clean and clear baru kita bisa kembali keruangan masing-masing untuk bekerja lagi,” jelas Desi Putra, Sekretaris Kota Jakarta Utara didampingi Kasudin Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satriadi Gunawan, kepada media, pagi itu.

“Saya sangat apresiasi kepada semua petugas yang melakukan simulasi, mereka begitu sigap dan cekatan menangani proses evakuasi.”

Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan agar para pegawai dapat membudayakan perilaku disiplin dan tanggungjawab pada ruang kerja masing-masing.

“Saya menghimbau kepada semua pegawai untuk mematikan perangkat komputernya jika sudah waktunya pulang. Para pegawai harus memiliki tanggung jawab terhadap perangkat kerja diruangannya masing-masing biar lebih aman,” pungkas dia. (ju/r)

Leave a Reply