Kolong Tol Warakas Mau Dijadikan RPTRA, Ratusan Bangli Ditertibkan

penertiban tol warakas

suasana penertiban kolong tol warakas.

WARAKAS – Menjelang di gunakan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang merupakan salah satu program prioritas pemprov DKI Jakarta. Di Warakas seratus lebih bangunan liar (Bangli) di area kolong tol Jalan Warakas VI, Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara berhasil ditertibkan petugas, Kamis (11/8/2016).

Giat penertiban yang dipimpin Camat Tanjung Priok Syamsul Huda, pada kesempatan itu menurunkan 350 petugas gabungan yang terdiri dari POL PP, TNI, Polri, Damkar, TRC, P3S, PPSU, tokoh masyarakat, dan unit terkait lainnya.

Sejumlah sarana prasarana juga disiapkan sperti truk pengangkut dari Sudin Kebersihan dan 4 buah alat berat (shovel). hingga penertiban itu berjalan situasi berjalan kondusif.

“Pembongkaran bangunan liar kolong tol ini sudah sesuai prosedur, dimana penghuni sudah melanggar Perda nomor 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum. Mereka menempati kolong tol untuk usaha seperti berdagang barang material, bengkel, memelihara ayam aduan, cucian motor serta puing urukan,” kata Syamsul Huda.

Ia mengaku akan terus melakukan pembersihan kolong tol agar tidak kumuh dan menimbulkan premanisme, rawan kebakaran, serta dapat merusak kontruksi jalan tol.

“Setelah pembongkaran kolong tol warakas, kami akan berlanjut ke Papanggo selanjutnya kolong tol sungai Bambu,” ungkapnya.

camat priok

Camat Tg. Priok Syamsul Huda didampingi Kasikeb Kecamatan Tg Priok Mumuh Mulyana dilokasi penertiban (mtr)

Dikatakannya, penertiban kolong tol di Jalan Warakas VI dengan panjang lebih kurang 1,2 Km melintasi RW 08, 09, 10, 12, dan RW 13 Warakas.  Nantinya 1.000 meter kolong tol akan di tutup di tembok oleh pihak PT CMNP. Sedangkan selebihnya di pergunakan untuk RPTRA dan lapangan Futsal.

“Bagi warga kolong tol yang mempunyai KTP DKI di relokasi ke Rusun Marunda dan kemarin satu keluarga sudah kami berangkatkan,” tambah camat yang di dampingi Lurah Warakas Sri Suhartini.

“Setelah penertiban ini, sebagian lahan area kolong tol akan kami bangun RPTRA,” timpal Sri. (joko/r)

Leave a Reply