Lurah Warakas Kukuhkan 183 Ketua RT

Lurah Warakas Makrus Nugroho didampingi Camat dan tokoh masyarakat menyaksikan penandatanganan dalam pengukuhan RT se Warakas. (dok)

WARAKAS, JAKUTNEWS – Sebanyak 183 Ketua RT serta pengurus RT dari 14 RW di wilayah Kelurahan Warakas dikuhkan, bertempat di halaman SMAN 18, Jl. Warakas I Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu malam, 13/7/2019.

Acara pengukuhan sebagai tanda legitimasi dari rangkaian peremajaan RT yang berlangsung selama bulan April, Mei dan Juni 2019, berlangsung kondusif. Lurah Warakas Makrus Nugroho hadir mengukuhkan para “pejuang lingkungan” periode 2019 – 2022 di wilayah dinas tugasnya, dengan Keputusannya Nomor 10 Tahun 2019.

Turut menyaksikan Camat Tanjung Priok Syamsul Huda, bersama unsur kepolisian dan TNI. Hadir pula Ketua LMK Warakas Zaenal Arifin, Ketua Forum RW Warakas Isdianto, tokoh masyarakat Tasimun, mantan anggota dewan kota Amuddin, para ketua RW, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan serta tamu undangan lainnya.

Ketua forum RW Warakas Isdiyanto juga sebagai koordinator panitia bersama pengukuhan ketua RT Warakas mengucapkan selamat kepada para ketua RT terpilih.

“Selamat dan sukses pada semua Ketua RT terpilih, berjumlah 183 orang dimana sepertiganya adalah ‘wajah RT baru’ . Kami berharap ketua RT dan pengurusnya dapat menjadi panutan warga dan masyarakat di lingkungannya masing-masing,” ujar Isdiyanto.

Para Ketua dan pengurus RT se Warakas mengikuti acara pengukuhan secara teritb. (dok)

Ia mengajak agar pengurus RT dapat meningkatkan kinerjanya dan memberikan inovasi serta kreasi sehingga suasana lingkungan menjadi nyaman dan kondusif.

“Kita jaga lingkungan, hidup rukun tiada tawuran warga dan cegah terhadap penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya.

Ketua LMK Warakas Zaenal Arifin menekankan agar para ketua RT dan pengurusnya lebih dapat menjaga keharmonisan hubungan sesama kolega guna memudahkan dalam berkoordinasi untuk terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, rukun dan damai.

“Bapak dan ibu RT tidak sendiri gunakan jalur – jalur komunikasi bila dilingkungan terdeteksi adanya gangguan, kita punya mitra koramil, Bimas dan FKDM. Segera di informasikan bila terjadi gangguan, insyaallah secara bersama-sama kita dapatkan kekuatan yang bisa mencegah sesuatu yang tidak kita harapkan bersama,” ujar Zaeanal.

Lebih jauh Zaenal menghimbau agar Ketua RT, dan pengurusnya dapat mengawal program – program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah DKI Jakarta.

“Kawal pembangunan dilingkungan kita dan usulkan rencana pembangunan dengan penuh perhitungan. Kami sebagai LMK terus menjaring aspirasi bapak dan ibu sekalian,” ucapnya.

Tasimun, tokoh masyarakat Warakas menilai jabatan ketua RT adalah kehendak Tuhan karenanya harus dijalankan dengan penuh amanah.

Lurah Warakas Makrus Nugroho membacakan naskah pengukuhan didampingi Ketua LMK Warakas Zaenal Arifin dan Ketua Forum RW Warakas Isdiyanto. (dok)

Sementara itu, Camat Tanjung Priok Syamsul Huda yang hadir dalam kesempatan itu menginginkan agar ketua RT, Sekretaris dan Bendahara dapat bersinergi dengan baik.

“Saya masih mendapati sinergi yang kurang baik antara ketua RT , sekretaris dan bendahara tapi tidak di Warakas ini. Saya harap sinergi ini penting dan semua harus bisa berjalan sesuai dengan fungsinya masing – masing,” kata camat dalam sambutannya.

Camat didampingi Lurah Warakas Nugroho, juga mengucapkan terimakasih atas peran RT dan RW yang menjadi bagian dari suksesnya pelaksanaan pemilu khusunya di Warakas berjalan dengan aman dan tertib.

“Kedepan tantangan pengurus RT dan RW sangat berat sekali kali karena Pak RT langsung berhadapan dengan warga masyarakat,” jelasnya.

Mengenai lingkungan, camat mengatakan, situasi dalam penanganan sampah dengan banyaknya jumlah penduduk dan volume sampah yang kian bertambah sementara lahan penampungan tidak ada.

“Ini menjadi perhatian kita bersama, permasalah yang harus kita selesaikan bersama.  Pemerintah sudah menyiapkan sarana prasarana tetapi bila sampah dari rumah tangga sampai kelokasi penampungan sementara harus dapat dikondisikan,” harapnya.

Selain itu, Camat menghimbau agar warga yang mempunyai anak -anak agar tidak kecanduan dalam penggunaan smarphone.

“Bapk dan ibu RT dapat menghimbau warganya agar dapat mengontrol penggunaan handphone apalagi dalam menerima informasi jangan langsung di telan begitu saja. Lebih baik saat magrib biasakan matikan televisi dan anak – anak diajarkan untuk mengaji,” imbuhnya. (jay/r)

 

Leave a Reply