Data Warga Miskin Jakut Akan Dimuktahirkan

Data Warga Miskin Jakut Akan Dimuktahirkan

Sejumlah warga Warakas tak lagi tercatat meski memiliki kartu program sosial pemerintah. (dok)

PEMERINTAHAN – Asisten Administrasi Kesejahteraan Rakyat Kota Jakarta Utara Wawan Budi Rohman mengatakan bahwa pihaknya yang menangani sosial dan kesejahteraan masyarakat bertekad meminimalisir angka kemiskinan masyarakat Jakarta Utara.

“Apapun situasi dan kondisinya, kesulitan mereka tetap menjadi prioritas utama yang harus segera ditengahi. Dengan adanya pemerataan kehidupan masyarakat di Jakarta Utara saya harap tidak ada lagi masyarakat miskin di sini (Jakarta Utara), semuanya hidup dalam kesejahteraan,” kata Wawan, dalam rapat Mekanisme Pemutahiran Mandiri (MPM) tahap 1 Tahun 2018, di kantor Walikota, Senin, 12/2/2018.

Ia menegaskan semua petugas terkait dalam melakukan pendataan agar dapat serius, teliti dan benar.

“Semua harus dipastikan berjalan dengan benar, karena apa yang kita lakukan ini terkait dengan hajat hidup orang,” pungkasnya

Sementara Kabid pemberdayaan Sosial Dinas sosial Pemprov DKI Jakarta, Heri Suhartono mengatakan jika mekanisme pemutahiran mandiri terdiri dari 4 tahap. “Pendaftaran, identifikasi awal, verivikasi dan pemeringkatan data,” katanya.

Heri menambahkan faktor kunci keberhasilan itu adalah dukungan semua pihak. “Kordinasi dan kerjasama yang sinergis antar lembaga, baik Bapedda, Dinsos, Disduk Capil, Diskominfo, BPS dan Pemerintahan Kelurahan,” tuturnya.

Selain perwakilan dari 6 Kelurahan se Jakarta Utara, hadir juga dalam rapat percepatan tersebut Kasudi Sosial, Aji Atmoko dan Sekertariat TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan), Luther Tarigan. (kom/r)

Leave a Reply