Neneng Hasanah: Sistem Zonasi PPDB SMP/SMA Gugurkan Sekolah Favorit & Unggulan

Neneng Hasanah: Sistem Zonasi PPDB SMP/SMA Gugurkan Sekolah Favorit & Unggulan

Hj Neneng Hasanah

LEGISLATIF – Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menerapkan sistem zonasi tempat tinggal dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Sistem ini sudah dilaksanakan sejak tahun ajaran baru 2013/2014. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong peserta didik untuk memilih sekolah yang berdekatan dengan tempat tinggalnya.

“Sistemnya masih sama dengan tahun lalu tapi sekarang bisa mendaftarkan diri sesuai dengan zonasi tempat tinggal yang sama dengan sekolah,” ujar Hj Neneng Hasanah, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Sabtu, 17/6/2017.

Neneng menjelaskan, sistem ini membagi sekolah dalam zona-zona tertentu berdasarkan lokasi. Setiap sekolah diwajibkan menyediakan kuota 50 persen kursinya bagi pendaftar yang berdomisili di dalam zonanya. Dengan demikian, pendaftar dari zona berbeda memiliki peluang yang lebih kecil untuk diterima.

Dengan sistem ini, kata politisi demokrat itu, sekolah akan menerima calon peserta didik yang variatif dalam hal kemampuan akademik. Dengan demikian diharapkan tidak terjadi penumpukan siswa dengan nilai tinggi di sekolah-sekolah tertentu.

“Jadi sekarang murid pintar tidak hanya untuk sekolah unggulan saja. Dengan begitu, sekolah akan berupaya meningkatkan kualitasnya untuk mengimbangi kemampuan akademik para siswanya,” paparnya.

Bahkan Untuk siswa luar DKI, tahun ini tetap diberikan kuota yang sama yaitu 5 persen untuk setiap jenjang pendidikan.

Lebih lanjut Neneng mengatakan sistem ini juga bermanfaat mengurangi kemacetan. Pasalnya, mobilitas siswa dan orang tuanya akan terbatas di sekitar zona sekolah saja.

“Jadi bagi orangtua murid tak perlu gerombolan di satu titik sekolah yang dituju namun bisa mencari sekolah di dalam satu zonasi. Dan tidak ada lagi sekolah favorit atau unggulan” demikian Neneng Hasanah. (sc/r)

Leave a Reply