Pelaku Pemalsu STNK-BPKB Terancam 6 Tahun Penjara

Pelaku Pemalsu STNK-BPKB Terancam 6 Tahun Penjara

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berikan keterangan media. (dok)

PELABUHAN, JAKUTNEWS – Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil menciduk RB (32), ST (25), SP (19) komplotan pemalsu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) & Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) jaringan Grobogan (Jateng), Selasa lalu.

“Adapun ketiga Pelaku yang masih kakak beradik meminta jasa Rp 1-2 juta untuk berkas kendaraan yang dipalsukan,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Faruk Rozi, Jumat, 14/9/2018.

Para pelaku, kata dia, melakukan bisnis pemalsuan dokumen kendaraan itu bisa mengantongi omzet hingga Rp 200 juta setiap bulannya dengan modus mencetak STNK palsu dengan garis hologram yang diambil dari STNK asli.

Bersama ketiga pelaku, polisi mengamankan barang bukti 40 STNK palsu, 30 lembar surat keterangan pajak daerah kendaraan palsu, 199 STNK beserta 111 surat ketetapan pajak daerah untuk kendaraan sepeda motor yang dipalsukan, 65 lembar STNK kendaraan yang dipalsukan, 3 BPKB asli, dan sebuah BPKB palsu.

“Pelaku juga memalsukan cap stempel dari Polda, Polres, hingga Satlantas Polri dalam melakukan aksinya. Dapat diketahui STNK ini palsu karena nomor registernya tidak terdaftar,” jelas Faruk Rozi.

Pihaknya tengah melakukan penyelidikan apakah para pelaku terlibat dalam jaringan sindikat pemalsuan yang lebih besar. Namun Faruk meyakini para pelaku bukan bagian anggota Samsat di daerah.

“Pelaku kita jerat dengan Pasal 263 ayat (1) KUHP tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman pidana penjara 6 tahun penjara,” tandasnya. (benny ps/r)

Leave a Reply