Pemkot Jakut Akan Maksimalkan Jaringan Internet di RPTRA

Ilustrasi/net

PEMERINTAHAN – Pemerintah Kota Jakarta Utara terus berusaha untuk meningkatkan layanan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Saat ini sebanyak 42 lokasi RPTRA telah dirasakan manfaat keberadaannya oleh masyarakat Jakarta Utara.

“Kelengkapan fasilitas di RPTRA menjadi perhatian utama supaya masyarakat benar-benar bisa memanfaatkannya untuk berinteraksi sosial. Kemudian faktor pendukung seperti kebutuhan air bersih, jaringan internet dan sebagainya juga harus diperhatikan,” ujar Rusdiyanto, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara saat memimpin rapat Monev RPTRA di Ruang Pola, Walikota, Kamis (20/4/2017).

Dikatakannya, tahun ini akan ada 20 lokasi baru untuk pembangunan RPTRA yang bersumber dari APBD yang dialokasikan di Sudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Jakarta Utara. “Masyarakat sangat menanti hadirnya RPTRA di lingkungannya,” tuturnya.

Dalam rapat monev RPTRA itu dihadiri oleh perwakilan dari kecamatan, kelurahan, TP PKK dan unit terkait lainnya yang berperan dalam mempersiapkan RPTRA di wilayah Jakarta Utara.

Sementara itu, informasi yang diperoleh jakutnewscom dari 31 RPTRA yang dibangun dengan menggunakan dana APBD pada tahun 2016 fasilitas pendukung seperti internet masih belum dapat di akses secara gratis bagi masyarakat sekitar.

“Kami di Kominfotik tidak memiliki program untuk jaringan internet gratis di RPTRA. Kami tidak ada anggaran untuk itu, namun beberapa RPTRA sudah memiliki jaringan internet dari CSR,” kata Koharudin, Kepala Seksi Komunikasi dan Informasi Publik Sudin Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Utara.

Ia menjelaskan untuk jaringan internet, telephone, Pam dan Air di RPTRA kedepannya akan dilakukan oleh kelurahan setempat.

“Nantinya kelurahan terkait yang akan memfasilitasi jaringan internet dimana RPTRA itu berada. Pengunaan internet diruang publik juga akan dibatasi guna menghindari akses internet negatif,” jelasnya. (jut/komin/r)

Leave a Reply