Penataan Trotoar DSS Capai 40%, Kasudin: Material Konblok Sisa 2017

Penataan Trotoar DSS Capai 40%, Kasudin: Material Konblok Sisa 2017

Pekerja penata Danau Sunter Selatan, Sunter Jaya, Jakarta Utara. (dok)

SUNTER JAYA – Penataan kawasan Danau Sunter Selatab (DSS), Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, terus digas menjelang perhelatan Festival Danau Sunter pada 25 Februari 2018 mendatang. Khusus untuk penataan trotoar saat ini perkembangannya sudah mencapai 40 persen.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Yunaldi, mengatakan bahwa pihaknya turut ambil bagian dalam penataan DSS khususnya trotoar dan pedestrian.

“Semua unit teknis terlibat dalam penataan danau sunter sesuai dengan bidangnya masing-masing. Kami Bina Marga urus trotoarnya sampai saat ini sudah 40 persen. Pembangunan trotoar terus sampai menjelang kegiatan festival nanti,” kata Yunaldi di sela-sela kerja bakti bersama Pemkot Jakarta Utara di Danau Sunter Selatan, Minggu, 11/2/2018.

Ia menyebutkan trotoar sisi Barat lebar 13 meter dan sisi selatan lebar 3,5 meter. Sedangkan bahan materian sperti konblok menggunakan sisa konblok pada tahun 2017.

“Material konblok yang baru berwarna merah dan polos itu sisa material tahun 2017. Karena ada lebih kami manfaatkan di danau sunter ini. Sedangkan konblok bekas yang ada di danau sunter kami berdayakan untuk pondasi penahan urugkan. Akan banyak makan urugkan disini ketinggian urukan 60-80 cm,” jelasnya.

Yunaldi mengaku kegiatan penataan belum masuk pada program infrastruktur tahun 2018.

“Pembangunan infrastruktur danau sunter secara keseluruhan akan dilakukan pada tahun 2019. Temasuk pemasangan sheet pile keliling danau mungkin itu akan menjadi kewenangan Dinas PU Air,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan kerja bakti itu, Yunaldi, mengaku telah menurutkan seluruh tim kuning petugas lapangannya di bantu dengan PPSU Kelurahan setempat. Walikota Jakarta Utara Husein Murad dan jajaran turut hadir kegiatan penataan kawasan tersebut.

“Karena ini orang banyak sekali, saya kendalikan dengan memberikan petugas lapangan tanda pengenal A – G tujuannya agar kelompok A- G ini dapat melakukan pekerjaanya dengan tertib sesuai arahan. Ada juga kelompok W-X-Y dan Z yang bertugas mengkordinir dan lainya,” pungkas dia.

Sementara itu, salah seorang totoh masyarakat RW 11 Sunter Jaya yang akrab disapa Bang Ben mengatakan apresiasinya terhadap penataan DSS.

“Semoga penataan danau sunter semakin lebih baik. Kalau wilayah kini danu sunter bagian dari RW 11 Sunter Jaya,” katanya. (jut/r)

Leave a Reply