Ratusan Siswa SMAN 52 Ikut Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

kreativitas pelajar SMAN 52 Jakarta. (dok/fb)

CILINCING, JAKUTNEWS- Ratusan siswa SMAN 52 di Cilincing, Jakarta Utara mengikuti kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan untuk bela negara. Dalam kegiatan ini hadir sebagai narasumber dari Kolinlamil sebagai pemberi materi yakni Mayor laut (KH) umbarno, Mayor Laut (P) Edi Irawan, Mayor Laut (S/W) Verra Nuradityahningsih.

Kepala Sekolah SMAN 52 Jakarta, Ridoan Siregar, menjelaskan, suatu pilar kebangsaan harus kokoh dan kuat untuk menangkal berbagai bentuk ancaman dan gangguan, baik dari dalam maupun dari luar. Menurutnya, Pilar kebangsaan Indonesia yang berupa belief system harus dapat menjamin terwujudnya ketertiban, keamanan, kenyamanan, keadilan, dan kesejahteraan bagi semua warga negara.

“Jadi sangatlah perlu anak-anak sekarang ini dibekali pengetahuan tentang 4 pilar kebangsaan. Supaya tertanam rasa kebangsaan yang mendalam tertanam jiwa bela negara” terangnya, Rabu, 16/1/2019.

Lebih lanjut, kata Rido, manfaat sosialisasi ini kepada siswa bisa diterapkan keseharian di sekolah seperti saling menghargai sesama teman yang berbeda agama, saling menghormati dalam perbedaan keputusan, tidak saling menyinggung dan mau membantu yang lemah.

Ridoan Siregar

“Salah satu contoh tawuran antar pelajar, jika anak-anak tertanam jiwa 4 pilar kebangsaan dan bela negara maka hal tersebut tak perlu terjadi.” pungkasnya.

SMAN 52 Jakarta dalam situsnya memiliki misi Luhur Budi Pekerti ,Unggul dalam Prestasi, Berwawasan Lingkungan dan Sukses pada Era Globalisasi.

Sementara misi sekolah tersebut antaranya dapat membina warga sekolah agar senantiasa mengamalkan ajaran agamanya dan mempunyai sikap kepedulian terhadap lingkungan. Dan, menumbuh kembangkan semangat keunggulan dan semangat kompetisi dengan kemandirian, kerja keras dan disiplin diantara peserta didik, guru dan karyawan.

Selain itu, SMAN 52 komitmen untuk melaksanakan proses pembelajaran dalam suasana kekeluargaan yang kondusif, kreatif dan inovatif dengan menggunakan media konvensional maupun media modern, yang berwawasan lingkungan. (jay/r)

Leave a Reply