Resmikan Pasar Pelita, Djarot Minta PKL Bisa Bergabung

Resmikan Pasar Pelita, Djarot Minta PKL Bisa Bergabung

Djarot di sambut warga dan pedagang Pasar Pelita. (dok)

SUNGAI BAMBU – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, meresmikan pembangunan pasar rakyat bersubsidi Pasar Pelita PD Pasar Jaya, Jalan Sungai Bambu Raya, Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 29/8/2017.

Usai peresmian, Djarot didampingi Walikota Jakarta Utara Husein Murad, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin dan jajaran pejabat terkait lainnya meninjau area pasar dan berdialog dengan para pedagang. Kedatangan Djarot ditengah pasar yang menjual kebutuhan pokok itu mendapat sambutan pedagang dan warga sekitar.

Pasar Pelita itu sendiri dibangun sejak tahun 2016 lalu, di lahan seluas 3.425 m2 dengan luas bangunan 2.592 m2. Pasar yang sebelumnya kumuh kini berubah total menjadi pasar modern berlantai 2 memiliki 382 tempat usaha dari 255 pedagang.

“Jaga keamanan dan kebersihan di lingkungan pasar. Manfaatkan sebaik-baiknya pasar yang sudah dibangun ini, berikan pelayanan yang terbaik kepada pembeli sehingga betah dan menjadi langganan. Banyak orang yang berhasil karena orang tuanya pedagang di pasar,” ujar Djarot seraya mengungkap kalau ibunya dulu pernah berjualan bumbu-bumbu di salah satu pasar di Malang, Jawa Timur.

“Nanti kalau lewat sini, saya mampir untuk belanja. Sekalian monitoring,” tambahnya.

Orang nomor satu di DKI Jakarta itu, menghimbau kepada pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan dipinggir jalan untuk bisa bergabung dan ikut berjualan di pasar.

“Nantinya, akan lebih tertib jika para PKL bersedia masuk ke lingkungan pasar untuk berjualan. Ciptakan inovasi dan kreativitas sehingga pembeli di pasar ini akan semakin ramai,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin menjelaskan, biaya pembangunan Pasar Pelita menggunakan dana penyertaan modak daerah (PMD).

“Total investasi yang dihabiskan untuk pembangunan Pasar Pelita sebesar Rp 15 Milyar. Proses revitalisasi pasar akan terus berlanjut hingga akhir 2017 dan masih ada 16 pasar yang akan dituntaskan oleh PD Pasar Jaya. Di awal 2018, ada 13 pasar yang segera dirampungkan sehingga totalnya ada 35 pasar bersubsidi di Jakarta,” terangnya. (jay/r)

Leave a Reply