S. Andyka: Kawal Program Anies-Sandi Hingga Siap Menangkan Prabowo di Pilpres

S. Andyka: Kawal Program Anies-Sandi Hingga Siap Menangkan Prabowo di Pilpres

S. Andyka bersama dua anaknya. (dok/and)

TOKOH – Semangat dan keinginannya berdiri di garda terdepan kian menyala. Terlebih ketika perahu politiknya berhasil membawa pasangan Anies Rasyid Baswedan – Sandiaga Salahuddin Uno (Anies-Sandi) memenangkan pertarungan pada pemilihan kepala daerah DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Meski raihan kesuksesan itu baginya bukan kemenangan pribadinya melainkan kerja tim dan kemenangan bagi warga Jakarta, tidaklah membuatnya berbangga diri. Melainkan tantangan yang harus dijawab dengan program nyata yang berpihak pada rakyat Jakarta.

Setidaknya, itulah orientasi politisi, S. Andyka sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Jakarta Utara setelah berhasil mendulang raihan suara terbanyak untuk pasangan Anies- Sandi yang akan dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada bulan Oktober mendatang.

Tak tanggung-tanggung, bersama tim relawannya ia berhasil menyumbangkan suara signifikan di Jakarta Utara. Ia bersama tim bekerja secara maksimal baik melalu pendekatan sosial, sosialisasi, dan turut kampanye terbuka waktu itu.

“Saya melihat sisi positif dari keberhasilan ini, jangan kan bicara lingkup DKI Jakarta. Secara nasional juga sangat mempengaruhi bahwa ternyata suara rakyatlah yang menentukan. Dengan raihan ini harus ada perubahan yang signifikan menghadapi Pilpres 2019 mendatang,” ujar Andyka, kepada wartawan, Senin, 3/7/2017.

S. Andyka: Kawal Program Anies-Sandi Hingga Siap Menangkan Prabowo di Pilpres

Prabowo Subianto (net)

Pria kelahiran Ujungpandang, 16 Agustus 1970 ini, menilai keberhasilan Partai Gerindra pada Pilkada DKI Jakarta lalu dapat memberi pelajaran tersendiri. Baginya, figur pemimpin itu harus mampu bersahaja, terjun langsung, berinteraksi, dan mendengar apa yang diinginkan masyarakat.

Selain itu, sebagai pimpinan partai di Jakarta Utara, Andyka mengakui bukanlah perkara mudah untuk bisa mempertahkan perolehan suara. Namun diperlukan keyakinan masyarakat baik melalui sosok dan program kerakyatan, yang disampaikan.

“Dibutuhkan kerja keras dari seluruh pengurus, simpatisan bahkan harus ditingkatkan. Pasalnya muara dari perjuangan ini bagaimana kita bisa mengantarkan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Bapak Prabowo Subianto menjadi Presiden RI pada pertarungan 2019,” tegasnya.

Untuk itu, ia bersama seluruh jajaran pengurus, bertekad untuk terus melakukan konsolidasi, kordinasi, kaderisasi, komunikasi yang baik dengan masyarakat dan memberi contoh yang baik kepada publik.

Sehingga, kata warga warga Warakas, Tanjung Priok itu, masyarakat berkesimpulan bahwa partai Gerindra menjadi bagian parpol pilihan mereka yang dapat dijadikan kendaraan untuk bisa menyampaikan aspirasi publik.

“Tapi sekali lagi ini bukan perkara mudah, perlu kerja ekstra keras. Namun kami optimis, berusaha dengan maksimal dan tetap berdoa untuk mendapatkan pemimpin yang terbaik di republik ini. Bagi kami Pak Prabowo tiada pilihan lain,” tandas mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta itu.

Andyka sendiri bukanlah orang yang baru kemarin bergelut di panggung politik DKI Jakarta. Perjalanan politiknya melalui aktivis dan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) turut membawanya lebih mengenal dan memahami perilaku masyarakat dalam berdemokrasi.

S. Andyka: Kawal Program Anies-Sandi Hingga Siap Menangkan Prabowo di Pilpres

Andyka bersama gubernur terpilih Anies Baswedan saat tasyakuran di Stadion Tugu. (net)

Apalagi, sebagai pimpinan tertinggi Partai Gerindra di Jakarta Utara dan pengalamannya di Gedung kebun Sirih ia mengaku karakteristrik masyarakat dan pemerintah sudah dapat dipahaminya.

“Karenanya kami menekankan kepada para pengurus, kader dan simpatisan harus tetap berada di jalur yang sudah digariskan pimpinan partai pusat. Dengan menjaga etika bermasyarakat dan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat agar citra partai tetap positif,” jelasnya.

Andyka, terlibat di partai berlambang kepala burung Garuda ini bukan karena kebetulan atau sekadar ikut-ikutan belaka. Walaupun berlatarbekalang sebagai pengusaha, namun sepak terjangnya di masyarakat cukup dominan terbukti ia sempat mewakili suara masyarakat di DPRD DKI Jakarta periode 2009-2014.

“Yang pertama kali saya lihat adalah figur Pak Prabowo. Setelah bergabung, apa yang ada di dalamnya, baik orang perorang, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), programnya langsung bersentuhan dengan rakyat. Ini yang membuat saya optimis Pak Prabowo dapat memenangkan Pilpres mendatang, masyarakat sekarang sudah semakin cerdas,” kenangnya.

Menurut pria asal Ujung Pandang, Makassar, yang terpenting idolanya, Prabowo menjadi presiden harus benar-benar dapat di wujudkan. Tentunya, melalui kerja keras dan perjuangan sampai akar rumput, menarik simpati masyarakat.

Kini, kata dia, disamping bertugas mengembangkan partai di wilayah Jakarta Utara, dirinya juga harus mengawal program kerja gubernur dan wakil gurbenur terpilih.

Sebagai salah satu partai pengusung, tentu akan mendapat implikasi langsung, ketika nantinya kinerja dari gubernur dan wakil terpilih apabila tidak pro rakyat.

“Pertama publik Jakarta pun nantinya harus paham bahwa Anies-Sandi saat itu bukan lagi gubernurnya gerindra, melainkan gubernurnya semua masyarakat Jakarta. Yang kedua, kami tidak akan segan-segan mengingatkan bila perlu mengkritisi gubernur apabila tidak berpihak pada rakyat.”

“Namun saya yakin, insyaallah Pak Anies-dan Pak Sandi tidak seperti itu. Beliau akan tetap amanah, beretika, membuka diri untuk berdialog dan mampu merealisasikan seluruh program kampanyenya,” demikian tutup Andyka.

(ips izo/r)

Leave a Reply