Serap Aspirasi Masyarakat Tugu Utara, Sahroni: Duit Tak Dibawa Mati

Serap Aspirasi Masyarakat Tugu Utara, Sahroni: Duit Tak Dibawa Mati

Ahmad Sahroni (kanan) interaktif dengan kader Posyandu RW 2 Tugu Utara. (dok)

TUGU UTARA – Ahmad Sahroni, anggota DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kuker) dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di masa resesnya di lingkungan RW 12 Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Sabtu, 5/5/2018. Pada kesempatan itu, Sahroni diminta bantu fasilitas RW, tenaga kerja hingga kesejahteraan posyandu.

“Saya datang ke sini dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, ini reses saya sebagai anggota DPR. Perlu bapak ibu ketahui ada ratusan kelurahan yang harus saya sambangi sebagai anggota dewan,” kata Sahroni mengawali sambutannya.

Ia mengungkapkan kos atau biaya yang disiapkan untuk reses dewan sebesar Rp 150 juta menurutnya tidak cukup untuk menutupi masa-masa reses.

“Reses 150 juta, pengelurahan bisa 800 juta dalam waktu kuker. Ya saya kerjakan saja adapun kekurangan pakai duit pribadi saya sendiri, ambil berkahnya saja dapat ketemu dengan bapak ibu sekalian. Bagi saya duit tidak di bawa mati,” terang Sahroni disambut sumringah hadirin reses.

Sahroni yang sebelumnya dikenal pengusaha sukses berjiwa dermawan, merintis karirnya dari tukang semir dan sopir pribadi. Pria warga Kebon Bawang – Tanjung Priok itu lolos sebagai anggota DPR RI tahun 2014 lalu, dari Partai NasDem.

Ia mengaku tidak keberatan bila dirinya diminta bantuan. Baginya semaksimal mungkin dapat membantu kegiatan kemasyarakatan dan terkait dengan tugas komisinya.

“Tadi itu Pak pengurus RW yang butuh komputer dan soundsistem nanti saya bantu. Dan untuk ibu-ibu di posyandu di RW Tugu Utara saya bantu masing-masing 2 juta. Untuk menunjang fasilitas posyandu ya ibu-ibu,” jelasnya disambut tepuk tangan warga setempat.

Tenaga kerja
Acara reses Ahmad Sahroni dihadiri sejumlah kalangan baik pemerintah Kecamatan Koja, Kelurahan Tugu Utara, LMK, RW/RT, FKDM, Kepolisian setempat dan ratusan warga memenuhi Jalan Walang Timur, kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara.

Serap Aspirasi Masyarakat Tugu Utara, Sahroni: Duit Tak Dibawa Mati

Warga minta bergantian selfi bareng Sahroni. (dok)

Sebelumnya cawi, pengurus RW 12 Tugu Utara berharap kehadiran sahroni dapat mengurangi beban sekretariat RW yang belum meiliki sounsistem dan komputer untuk melayani kegiatan dan urusan warga.

“Kami juga berharap Bapak Sahroni dapat membuka jalan bagi masyarakat kami yang ingin mendapatkan pekerjaan di Puskesmas (RS) Kecamatan Koja. Kami bersyukur adanya pembangunan Rumah Sakit Kecamatan Koja, tapi saya berharap perekrutan tenaga kerja dari lingkungan kami,” harapnya.

Asni, kader jumantik dan posyandu RW 02 Tugu Utaramenyampaikan harapan untuk mendapat fasilitas Posyandu.

“Pengen ya kita kader posyandu balita dan lansia ada perhatian lebihnya. Kita kerja ‘mati-matian’ gak ada apa-apanya gitu Pak. Maap jadi Curhat ini. Memang diperhatikan tapi ya gimana gitu. Posyandu lansia kami sudah berjalan 4 bulan ini mau beli peralatan kesehatan kita harus patungan 20 ribuan,” ucap dia hingga mendapat hadiah langsung topi ASC (Ahmad Sahroni Center). (jut/r)

Leave a Reply