Sudin Lingkungan Hidup Jakut Akan Crosscheck Penampungan Limbah PT Astra Daihatsu Motor

Sudin Lingkungan Hidup Jakut Akan Crosscheck Penampungan Limbah PT Astra Daihatsu Motor

foto istimewa, evakuasi korban yang beredar di media online

TANJUNG PRIOK Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Jakarta Utara berjanji akan melakukan pengecekan terkait pengelolaan limbah PT Astra Daihasu Motor (ADM) yang berlokasi di kawasan komplek Astra, Jl. Gaya Motor, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Hari ini juga kami akan crosscheck. Sperti apa penanganan maupun pengelolaan limbah disana saya akan cek dulu,” kata Suparman, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara, kepada situs berita ini, Senin, 30/7/2018.

Pihaknya menyatakan akan melakukan tindakan bila terbukti adanya dugaan pelanggaran dalam pengelolaan limbah industri. Hal itu disampaikan saat menanggapi adanya berita korban jiwa dalam kecelakaan kerja di tempat/kolam penampungan limbah PT ADM yang terjadi pada Sabtu dini hari (21/7/2018).

“Kalau ada masalah tentang keselematan kerja itu bukan wewenang kami, itu wewenangnya Sudin atau Dinas Tenaga Kerja,” jelasnya.

Sebelumnya di beritakan kabarSBI.com Korban seorang karyawan bernama Kaka Raka Rohman (24) meninggal dunia di tempat/kolam penampungan limbah PT ADM. Korban meninggalkan istri hamil 5 bulan yang baru dinikahinya, korban diduga jatuh terpeleset akibat toren atau tempat penampung air bersih dengan kapasitas 11.000 liter yang berada di samping kolam penampungan dalam keadaan pecah terbelah.

“Tutup Mulut”
Adanya dugaan kelalaian dalam lingkungan kerja dan dugaan pelanggaran dalam penanganan limbah industri PT ADM. Situs berita ini telah mencoba konfirmasi pada hari Senin (23/7/2018), namun pihak ADM belum mau menerima. Petugas security setempat mencatat indentitas, maksud dan tujuan wartawan situs ini, selanjutnya menyampaikan pesan untuk menunggu sampai ada pihak manajemen yang berwenang untuk memberikan keterangan media.

Cara lain, saat situs ini mencoba meminta konfirmasi melalui sambungan aplikasi whatsaap pada unsur pimpinan di bagian CSR PT ADM, tidak mendapat petunjuk yang jelas. Begitupun saat wartawan mencoba ingin mengetahui TKP yang telah di police line tidak dapat menemukannya. Petugas security dari sejumlah tempat produksi PT ADM saat ditannya terkesan menutupi mereka banyak menjawab tidak tahu.

Hingga Senin (30/7/2018) saat disambangi kembali security setempat mengarahkan wartawan untuk bertemu bagian humas PT ADM. Humas ADM Muhammad Titan Anoda, meminta awak media menyampaikan pertanyaaan  yang akan di teruskan ke pimpinan terkait.

Dia tidak mau menjawab masalah tewasnya karyawan begitupun saat ditannya tentang pengelolaan limbah, dia tidak mau menjawab karena harus minta ijin pimpinan ADM.

Sumber: kabarsbi.com

Leave a Reply