Terdakwa Kasus Penyalahgunaan Narkoba Terancam Pidana

Terdakwa Kasus Penyalahgunaan Narkoba Terancam Pidana

Sidang penyalahgunaan Narkoba, PN Jakarta Utara. (dok)

PENGADILAN – Sidang pertama kasus Narkoba digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara Selasa (6/2/2018) dengan Terdakwa Jeri Saputra bin Ponimin (25), warga jl Kompres RT 03/07 Desa Keluang Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi, Sumatera Selatan dengan agenda pembacaan Dakwaan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marjudin Djafar dalam dakwaannya mengatakan, bahwa Terdakwa dilakukan penahanan di Rutan oleh penyidik Polri sejak 07/11/2017 hinggav26/11/2017, dibantarkan oleh penyidik Polri sejak 05/11/2017 ( dirawat dibalai Besar Rehabilitasi BNN Lido ), sejak 15/01/2018 hingga 03/02/2018.

JPU mengunkapkan, bahwa pada waktu Nopember 2017 bertempat didepan rumah makan Sederhana, Jalan Raya Pos IX Kelurahan Koja, Jakarta Utara, saksi Gatot Subroto dan Irvan Bobby Sofyan anggota Shabara Polres Jakut.

Saksi saat sedang melintas patroli didaerah Koja mendapat informasi dari masyarkat yang tidak ingin diketahui identitasnya.Terdakwa habis membeli narkotika didaerah kebon pisang kampung bahari Jakarta Utara dan terdakwa sedang menumpang mobil yang sedang melintas di Jl Raya Pos IX.

Selanjutnya, para saksi menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyetopan terhadap kendaraan yang ditumpangi terdakwa, lalu para saksi melakukan penangkapan serta penggeledahan terhadap terdakwa dan berhasil ditemukan barang bukti yaitu, 2 buah plastik klip kecil yang berisikan narkotika golongan I bukan tanaman jenis shabu dengan berat netto 0,1330 gram didalam dompet warna coklat yang disimpandi kantong celana sebelah kiri terdakwa gunakan.

Kemudian, para saksi menyerahkan terdakwa dan barang bukti kepada satuan Narkoba Polres Metro Jakut.

Lanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik No Lab 4607/NNF/2017 tgl 15 Nopember 2017, dengan kesimpulan : setelah dilakukan pemeriksaan secara laboratoris kriminalistik disimpulkan bahwa BB No 3271/2017/PF dan 3272/2017/PF berupa Kristal warna putih tersebut adalah benar mengandung metamfetamina dan terdaftar dalam golongan No urut 61 lampiran UU No 35/2009 tentang narkotika.

Dalam dakwaannya, kata JPU Marjudin, perbuatan terdakwa diancam pidana melanggar Pasal 112 ayat ( 1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika, Serta adanya Asesmen Terpadu yang dikeluarkan oleh BNN RI Kota Jakarta Utara Nomor REKOM /58/XI/TAT/rh.01/2017/BNNK. JU, tanggal 13 Nopember 2017 dengan kesimpulan terdakwa dikategorikan sebagai korban penyalahgunaan Narkoba.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 127 ayat(1) huruf a UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Sidang diketuai oleh I Wayan Wirjana dan terdakwa didampingi penasehat hukum dari Posbakum Madin PN Jakarta Utara, Erry, sidang lanjukan Selasa depan agenda saksi. (Benny/r)

Leave a Reply