Terdakwa Kasus Shabu Diancam Penjara 3 Tahun 6 Bulan

Terdakwa Kasus Shabu Diancam Penjara 3 Tahun 6 Bulan

Terdakwa Yoseph dalam sidang tuntutan di PN Jakut. (dok)

PENGADILAN – Sidang lanjutan terdakwa Yoseph Adi Sutanto bin Husen Gomaidi (40) kembali di gelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, sidang diketuai Majelis Hakim Dodong Iman Rusdani, dalam agenda pembacaan tuntutan, Selasa, 20/2/2018. Terdakwa yang beralamat di Jalan Kramat Jaya Gg 3 Blok F No 21 Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara didampingi penasehat hukum Enny dari Posbakum Madin Pengadilan Negeri Jakut.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Yasin, dalam tuntutanya menyatakan terdakwa Yoseph Adi Sutanto bin Husen Gomaidi (40) terbukti bersalah melakukan tindak pidana.

“Terdakwa tanpa hak dan melawan hukum menggunakan narkotika Golongan I bagi dirinya sendiri. Sebagaimana diatur dalam Pasal 127 huruf a UU RI No 35/2009 tentang narkotika diancam pidana penjara selama 3 tahan dan 6 bulan, terdakwa segera ditahan,” tandasnya.

Lanjut JPU, fakta yang terungkap dalam persidangan berupa keterangan para saksi dan keterangan terdakwa dan barang bukti, bahwa keterangan saksi Iptu Sutrisno Tulkay pada pokoknya menerangkan, saksi menangkap terdakwa Yoseph Adi Sutanto bin Husen Gomaidi (40) dirumahnya Jl Malaka III RT03 RW 6 Kelurahan Rorotan Kecamatan Cilincing Jakarta Utara.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa di alamat tersebut sering dijadikan tempat penggunaan narkotika. Atas informasi tersebut saksi bersama Bripka Daud Sembiring, dan Brigadir Ade Kurniawan melakukan penyelidikan dan sekitar 1 jam 30 menit saksi melihat terdakwa sedang berada dirumahnya.

Selanjutnya saksi bersama anggota tim melakukan penggerebekan dan penggeledahan dan dalam sarung tangan yang tergeletak diatas meja rias ditemukan barang bukti (bb) berupa 1 plastik klip kecil berisikan narkotika golongan I jenis shabu berat netto 0,0553 gram serta benar terdakwa mengakui shabu tersebut adalah miliknya sisa pemakaian.

Lalu terdakwa dibawa ke Sat Narkoba Polres Metro Jakut. Kemudian terdakwa dilakukan Rehabilitas di Balai Rehabilitas BNN Lido Sukabumi Jawa Barat, berdasarkan hasil pelaksana Asesmen dari tim Asesmen Terpadu BNN Kota Jakut No : Rekom /47/X/TAT/rh.01/2017/BNNK-JU tertanggal Oktober 2017.

Hasil pelaksanaan Asesmen dalam proses hukum disimpulkan korban penyalahgunaan narkotika jenis shabu serta dikategorikan sebagai korban penyalahgunaan layak untuk mendapat rehabilitasi di Balai Rehabilitasi Lido dilakukan Rehabilitasi Medis selama proses pembantaran berlangsung, unsur ini telah terbukti. (benny ps/r)

Leave a Reply