Tim Tabur Kejari Tangkap Buronan di Koja

Tim Tabur Kejari Tangkap Buronan di Koja

Jonson Sihombing di jebloskan penjara. (dok)

KEJAKSAAN (TANJUNG PRIOK) – Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri Jakarta Utara kembali melakukan penangkapan. Kali ini terhadap Jonson Sihombing, buronan selama 3 tahun terpidana kasus Penyerobotan Tanah.

“Penangkapan terhadap buronan tersebut dilakukan di Jalan Alur Laut, Koja, Jakarta Utara pada hari Kamis malam tanggal 03 Mei 2018 pukul 23.00 Wib. Proses penangkapan dilakukan oleh tim Tabur dan tim Pidum,” kata Kajari Jakut Robert Tacoy melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Jakut Diky Oktavia, di Kantor Kejaksaan Jakarta Utara Jl. Enggano No. 1 Tanjung Priok, Senin, 7/5/2018.

Dikatakannya saat penangkapan terpidana Jonson sempat protes dan menyatakan dirinya tidak bersalah dan menolak untuk ditangkap.

“Terpidana coba protes dan menolak ditangkap. Namun Untuk menghindari ekses dilapangan kami langsung membawanya ke kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara untuk diperiksa lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan, Jonson langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang di Jakarta Timur,” jelas Diky.

Tim Tabur Kejari Tangkap Buronan di Koja

Tim Tabur bersama terpidana buron di kantor Kejari Jakut. (dok)

Eksekusi Jonson Sihombing dilakukan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI No. 711 K/PID/2014 tanggal 2 September 2014. Putusan MA menyatakan Jonson terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyerobotan lahan milik orang lain dan mendapatkan keuntungan dalam Pasal 385 ke-4 KUHPidana.

Modus yang digunakan oleh Jonson adalah melakukan penyewaan tanpa hak kepada orang lain tanpa izin pemilik terhadap tanah dan bangunan senilai 1 milyar.

Jonson ditangkap Tim Tabur yang beranggotakan para jaksa penuntut umum (JPU) antaranya Fedrik Adhar, Heri Prihariyanto, Mat Yasin, Theodora Marpaung dan tim Pidum Kejari Jakut. (jut/r)

Leave a Reply