Tokoh Masyarakat Jakarta Utara Bersatu Akan Gulingkan Ahok

jakut bersatu

Masyarakat Jakarta Utara rapat bersatu

TANJUNG PRIOK – Para tokoh masyarakat Jakarta Utara berkumpul bersama perwakilan ormas, parpol, aktivis, organisasi pemuda, majelis talim, komunitas masjid, komunitas nelayan, komunitas korban gusuran dan lainnya bersatu untuk satu tekad gulingkan Ahok.

Di rumah kediaman tokoh di segani di Jakarta Utara Sabri Saiman di Jalan Swasembada Barat, Kebon Bawang, Jakarta Utara mereka merencanakan sesuatu yang dapat menggetarkan balai kota dimana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berkantor.

“Ahok telah menyakiti hati masyarakat Jakarta Utara, kami tidak terima dan kami akan melawan. Pulangkan Ahok, turunkan Ahok, tangkap Ahok bila KPK tidak mampu menangkap Ahok revolusi akan lahir kembali,” ancam salah satu tokoh masyarakas Jakarta Utara Benny Biki adik dari (Alm) Amir Biki tokoh peristiwa berdarah Tanjung Priok, disela-sela pertemuan itu, Rabu (27/8/2016) malam.

Menurutnya, Ahok sudah menginjak-injak harga diri masyarakat, sudah tidak menghayati nilai-nilai pancasila dan sudah tidak adil, saatnya harus diturunkan.

“Ahok pernah bilang kalau tuhan juga salah dia akan lawan. Itu artinya nilai sila ke satu dalam tubuh pancasila dia sudah kangkangi. Begitu juga dengan sila kedua tentang keadilan, jelas Ahok bukan orang yang adil dan tidak berprikemanusiaan saat menggusur warga,” tandas Benny Biki.

Zamran, tokoh pemuda juga sebagai Ketua Kahmi Jakarta Utara menyatakan dirinya bersama semua lapisan masyarakat Jakarta Utara akan menggetarkan balai kota.

“Bila utara bergerak, Jakarta Timur, Jakarta Pusat sudah siap akan bergabung, yang lain saya yakin akan menyusul. Kita sepakat untuk menurunkan Ahok, memulangkan Ahok, menangkap Ahok, KPK akan kita dorong untuk menjadikan Ahok sebagai tersangka dalam kasus Sumber Waras,” tandas dia.

Sementara itu, tokoh sentral Jakarta Utara, Sabri Saiman mengaku dirinya juga merasa sakit hati terhadap Ahok yang sudah merendahkan Amin Rais, tokoh demokrasi di republik ini.

“Dia (Ahok) sebut Amin Rais pikun ini sangat menyakitkan bagi kami. Biar dia tau bahwa dia jadi gubernur karena di era reformasi ini karena perjuangan Amin Rais,” ungkapnya.

“Intinya kami tidak main-main, ini masalah harga diri dan nurani kita yang terpanggil untuk melawan kezoliman. Jangan coba-coba hina orang lain, Ahok ini sudah kurang ajar,” sebut Sabri dengan nada tinggi di hadapan 50-an organisasi pemuda partai serta politisi dan aktivis Jakarta Utara, hadir pula tokoh masyarakat Tionghoa Lieus Sungkharisma.

Sebelumnya, mengutip laman www.poskotanews.com Ahok justru mengatakan, orang itu biar saja terus-menerus demo soal kasus Sumber Waras biar tahu dan waras. “Biarin aja demo terus-terusan, biar pada waras,” tukasnya di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (24/3).

Menurutnya karena dia sering diserang dengan berbagai cara, khususnya melalui kasus lahan RS Sumber Waras, justru memunculkan simpatisan masyarakat. Contohnya, baru-baru ini seratusan advokat menyatakan secara sukarela siap mendukung Ahok soal kriminalisasi RS Sumber Waras.

“Itu biar orang yang tafsirkan, saya tak perlu panjang lebar menjelaskan,” katanya. (jk/mtr/r)

Leave a Reply