Walikota Terima Fasos/Fasum Pengembang Senilai Ratusan Miliar

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana menerima BAST Fasos/fasum pengembang. (dok)

PEMERINTAHAN, JAKUTNEWS – Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) fasilitas sosial-fasilitas umum (fasos-fasum), dari PT Nusa Kirana Real Estate senilai ratusan miliar rupiah. Penyerahan fasos-fasum itu merupakan kewajiban pengembang yang merujuk pada Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT) Nomor 3313/-1.7.11.5 Tanggal 9 November 1995.

“Ini merupakan itikad baik dari pengembang untuk menyerahkan fasos-fasum kepada Pemprov DKI Jakarta,” kata Ali, saat ditemui media di Ruang VIP, Kantor Walikota Jakarta Utara, Selasa, 15/1/2019.

Lebih jelas, kata dia, dengan perincian, terdapat tiga item yang diserahkan PT Nusa Kirana Real Estate, antara lain kewajiban Tanah Marga Jalan (Mjl) seluas 4.793 meter persegi, Tanah Penyempurna Saluran Waduk (Psw) seluas 535 meter persegi dan Penyempurna Hijau Taman (Pht) seluas 1.782 meter persegi.

Ketiganya disebutkan berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Lebih lanjut, pasca penanda tanganan, Pemkot Jakut akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta untuk segera pemasangan plang.

“Kita minta mereka untuk segera diproses jadi sertifikat. Apalagi lokasi itu sendiri memang sudah dimanfaatkan masyarakat dengan dibangunnya jalan,” jelasnya.

Sementara itu, Bagian Perizinan PT Nusa Kirana Real Estate Asep Rohani menerangkan, total ketiga item yang diserahkan mencapai nilai Rp 193.394.930.000. Pihaknya berjanji akan menyempurnakan ketiga item fasos-fasum tersebut dengan rentan waktu paling lambat selama tiga tahun.

“Memang tadi sesuai dengan prosedur Pak Wakil Wali Kota menyarankan harus segera menyelesaikan kewajiban selain pada yang pertama ini, nanti kita ada penyerahan konstruksi dan diminta paling lambat selama tiga tahun. Tapi kita akan mengusahakan secepat mungkin supaya kami tidak ada utang lagi,” pungkasnya. (jay/r)

Leave a Reply